Mantan Bupati Tabanan Eka Weristotti Menghadapi Dakwaan Dari Kejaksaan Agung KPK Hari Ini

wowklik.com – Jaksa Penuntut Umum (JPU) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) akan membacakan dakwaan dua terdakwa dalam kasus dugaan korupsi Departemen Dana Insentif Daerah (JPS) di Kabupaten Tabanan, Bali.

Terdakwa adalah mantan wali Tabanan, ni Putu Eka Weryastuti (NPEW) dan dosen Universitas Oddiyana serta mantan staf Ika Werystuti, Anna Dewa Nyoman Weratmaja (IDNW).

Read More

“Berdasarkan putusan majelis hakim, hari ini adalah agenda sidang dakwaan pertama Tim Penuntut KPK dengan terdakwa Ni Putu Eka Wiryastuti dan I Dewa Nyoman Wiratmaja di Pengadilan Tipikor PN Denpasar,” kata Pj Juru Bicara KPK. Ali Fikri dalam kesaksiannya, Selasa (14/6/2022).

Ali mengatakan, penjelasan lengkap tentang dugaan tindak pidana yang dilakukan para terdakwa sudah lengkap di persidangan tim kejaksaan.

“Tim penuntut umum dan terdakwa hadir di Pengadilan Tipikor,” katanya.

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah menetapkan tiga orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi terkait penyelenggaraan DID Kabupaten Tabanan, Bali pada 2018.

Ketiga tersangka tersebut merupakan mantan wali dua periode Tabanan Bali, Ni Putu Ika Weristuti (NPEW).

Kemudian dosen Universitas Uddiyana dan mantan staf Eka Wiryastuti, I Dewa Nyoman Wiratmaja (IDNW) dan mantan Kepala Divisi Dana Alokasi Bahan Khusus II Ditjen Perimbangan Keuangan, Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Riva Syria (RS ).

Eka Werystuti dan Neumann Wiratmaja ditetapkan sebagai tersangka pemberi suap.

Sementara itu, Riva Surya ditetapkan sebagai tersangka penerima suap.

Riva Surya diduga menerima suap dengan mantan pejabat Kementerian Keuangan, Yaya Purnomo.

Dimana, kasus ini merupakan evolusi dari kasus sebelumnya yang dijerat oleh Yaya Purnomo.

Dalam kasus ini, Yaya Purnomo dan Riva Surya diduga menerima dana dari Eka Wiryastuti melalui Nyoman Wiratmaja secara bertahap sebesar 600 juta rupee dan 55.300 dolar AS atau setara dengan 794 juta rupee.

Jika terkumpul, uang suap yang diduga diterima Yaya dan Reva dari Ica adalah Rp 1,39 miliar.

Uang Rp 1,39 miliar itu diduga merupakan pembayaran yang disepakati Yaya Purnomo, Riva Surya, dan Eka Weristoti untuk meluncurkan distribusi DID Kabupaten Tabanan pada 2018.

Diungkapkan pula bahwa ada undang-undang suap “Survei Dana Adat” untuk menyembunyikan permintaan uang.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *